Harry Kane Akui Timnas Inggris Belum Maksimal
Kapten Timnas Inggris Piala Dunia 2026, Harry Kane, mengakui bahwa skuad The Three Lions masih memiliki level permainan yang lebih tinggi. Setelah menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 di babak perpanjangan waktu, Inggris bersiap menghadapi Argentina di semifinal, Rabu (20:00 BST) di Atlanta. Kane menegaskan, “Kami masih punya level lain yang bisa dicapai. Kami belum menunjukkannya secara penuh, hanya sekilas saja.”
Meski lolos, penampilan Inggris menuai kritik tajam dari pelatih Thomas Tuchel. Ia menyebut timnya beruntung, ceroboh, dan membuat banyak kesalahan teknis. Menurut Tuchel, permainan Inggris tidak cukup cepat dan repetitif. Kane yang sudah mencetak enam gol di turnamen ini memahami kekecewaan sang pelatih.
Kritik Tuchel: Performa Buruk tapi Beruntung
Tuchel tak sungkan menyuarakan ketidakpuasannya. Ia menilai Inggris acap kehilangan kendali bola dan gagal menerapkan apa yang biasa dilakukan di sesi latihan. Kane membela rekan-rekannya, “Kami menghadapi lawan tangguh. Tidak semudah yang dibayangkan. Tuchel hanya ingin melihat versi terbaik kami, dan kami sadar level itu ada.”
Statistik menunjukkan Inggris hanya menguasai 48% penguasaan bola melawan Norwegia dan melepaskan 12 tembakan dengan 4 tepat sasaran. Meski demikian, semangat juang anak asuh Tuchel patut diacungi jempol. Mereka tidak menyerah meski tertinggal lebih dulu.
Jude Bellingham Bela Rekan Setim
Berbeda dengan Kane, gelandang Jude Bellingham memiliki pandangan lain. Menurutnya, kritik Tuchel kurang mempertimbangkan kerasnya pertandingan. “Mungkin pelatih tidak tahu rasanya bermain melawan Haaland, Odegaard, Nusa, dan Sorloth. Mereka tim yang sulit dilawan. Saya sangat menghargai perjuangan semua pemain,” ujar Bellingham yang telah mencetak dua gol dalam dua laga terakhir.
Perbedaan pendapat antara pemain bintang ini justru menunjukkan kedalaman skuad Inggris. Tuchel sendiri mengakui bahwa ia ingin memacu tim untuk tampil lebih konsisten menuju partai puncak.
Sejarah Inggris di Semifinal Piala Dunia
Inggris hanya sekali merasakan juara Piala Dunia 2026 sebenarnya masih menjadi mimpi di depan mata—namun sejarah mencatat mereka baru empat kali mencapai semifinal: kalah dari Jerman Barat (1990), Kroasia (2018), serta dua kekalahan final Euro melawan Italia (2021) dan Spanyol (2024). Kane menegaskan era ini adalah era kesuksesan timnas.
“Kami terus mengetuk pintu, mencapai semifinal dan final. Ini pekan besar. Kami sudah bersama enam pekan dan menampilkan semangat luar biasa. Sekarang kami butuh dorongan lebih besar,” kata striker Bayern Munich itu. Ia juga mengingatkan agar tim menikmati pencapaian ini karena tidak selalu mudah mencapai semifinal.
Kesimpulan: Optimisme Menuju Partai Puncak
Meski kritik Tuchel mungkin menyakitkan, Timnas Inggris Piala Dunia 2026 tetap optimistis menghadapi Argentina. Kane yakin level permainan timnya masih bisa naik. Dengan Bellingham yang tajam dan pertahanan solid, kans Inggris untuk melangkah ke final terbuka lebar. Kunci sukses adalah konsistensi dan kemampuan belajar dari kesalahan di babak sebelumnya.
