Awal Buruk Era Iraola: Joe Gomez Cedera di Menit Awal
Liverpool mengawali petualangan di bawah arahan manajer baru, Andoni Iraola, dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Sunderland dalam laga uji coba pramusim di Amerika Serikat. Namun, euforia kemenangan itu harus ternoda oleh kabar buruk di awal pertandingan.
Bek sekaligus kapten tim, Joe Gomez, harus ditarik keluar pada menit kedelapan setelah mengalami cedera. Iraola sendiri mengakui bahwa cedera Joe Gomez menjadi pukulan telak di awal masa kepemimpinannya. “Mungkin berita terburuk adalah cedera langsung yang dialami Joe. Kami merasa cukup senang karena sejauh ini latihan berjalan tanpa kehilangan pemain, tetapi nasib sial langsung menghampiri kami,” ujar Iraola seusai laga.
Tanpa Gomez, lini belakang Liverpool semakin krisis. Virgil van Dijk masih mendapat waktu istirahat tambahan usai membela Belanda di Piala Dunia, sementara rekrutan baru Jeremy Jacquet—yang berposisi sebagai bek tengah—juga belum siap tampil. Jacquet sengaja dijaga agar tidak langsung dimainkan penuh karena sudah lama tidak bertanding. Ia baru akan diturunkan pada laga terakhir tur Amerika nanti.
Bek Muda Debut, Lini Belakang Rentan
Kondisi tersebut memaksa Iraola mempercayakan posisi bek tengah kepada dua pemain belia. Mor Talla Ndiaye (18 tahun) dan Ifeanyi Ndukwe (18 tahun) menjalani debut senior mereka dan tampil cukup baik dalam situasi sulit. Namun, wajar jika keduanya belum bisa diandalkan secara reguler. Sementara itu, Giovanni Leoni (19 tahun) masih menjalani latihan individu setelah pulih dari cedera ACL parah.
Sejak awal pekan, Iraola sudah menyebut skuadnya sangat tipis di sektor pertahanan. Direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, yang hadir langsung di Nashville, tentu mendapat gambaran nyata betapa timnya kekurangan bek tengah berpengalaman setelah melihat Gomez tertatih-tatih meninggalkan lapangan.
Pesta Gol di Nashville, Pemain Muda Bersinar
Meski pramusim, pertandingan ini menyuguhkan atraksi menarik. Sehari sebelum laga, sejumlah pemain Liverpool menyempatkan diri berjalan-jalan ke Broadway, distrik hiburan terkenal di Nashville. Dominik Szoboszlai—yang ikut serta—tampak terinspirasi. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan mengenakan ban kapten, gelandang Hungaria itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan 2-2 setelah Sunderland sempat unggul melalui Timur Tutierov.
Salah satu sorotan positif adalah kembalinya Harvey Elliott setelah masa peminjaman di Aston Villa. Ia melakukan penetrasi brilian untuk memberikan assist bagi Kieran Morrison—yang mencetak gol pembuka Liverpool. Morrison, yang baru berusia 19 tahun, menunjukkan kualitas dengan penyelesaian kaki kiri yang indah setelah memotong dari sisi kanan. Pemain muda asal Irlandia Utara ini menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Sunderland sepanjang laga.
Morrison membuktikan bahwa ia bisa menjadi opsi dari bangku cadangan jika tidak dipinjamkan musim panas ini. Liverpool memang masih membutuhkan pemain sayap berkualitas setelah kepergian Mohamed Salah, tetapi performa Morrison memberi secercah harapan.
Celah Pertahanan yang Masih Perlu Dibenahi
Iraola terus berdiri di pinggir lapangan, memberi instruksi, dan timnya sudah menunjukkan tekanan yang cukup baik di beberapa fase. Akan tetapi, cara Liverpool kebobolan dua gol memperlihatkan masih banyak pekerjaan rumah. Enzo Le Fee diberi terlalu banyak ruang untuk melepaskan tembakan yang menggetarkan gawang Giorgi Mamardashvili, sementara gol Tutierov terjadi karena lini belakang terlalu mudah ditembus.
Kemenangan dipastikan berkat gol Federico Chiesa—idola fans—yang menyelesaikan umpan Calvin Ramsay dengan sempurna untuk membawa Liverpool unggul 3-2. Lewis Koumas kemudian menutup pesta dengan gol keempat. Dalam pergerakan gol tersebut, Josh Abe—yang baru berusia 16 tahun—memainkan peran penting dengan membawa bola di sisi kanan. Abe melakukan debutnya bersama Liverpool di babak kedua dan memperlihatkan mengapa ia dianggap sebagai prospek muda Inggris yang sangat menjanjikan.
Langkah Berikutnya: Uji Coba Lawan Wrexham
Setelah pertandingan, skuad Liverpool kembali ke markas mereka di Chicago. Beberapa pemain bintang seperti Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Ryan Gravenberch telah bergabung dan mulai berlatih pada hari Minggu. “Hasil memang penting, tetapi yang lebih utama adalah terus mendorong diri, jangan lengah, dan jangan merasa nyaman. Masih banyak yang harus diperbaiki,” tegas Iraola.
Liverpool akan menghadapi laga uji coba berikutnya melawan Wrexham di New York pada Kamis dini hari waktu Inggris. Sementara Sunderland akan bertemu Leeds di Sports Illustrated Stadium, New Jersey, pada waktu yang sama.
Cedera Joe Gomez menjadi pengingat bahwa Liverpool harus segera mencari solusi di lini belakang jika ingin tampil kompetitif musim depan. Dengan jadwal padat dan turnamen besar di depan, ketersediaan bek berkualitas menjadi prioritas mutlak.
